Batang — Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang melaksanakan Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025 pada Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di Hotel Sendang Sari, Batang.
Acara ini diikuti oleh para admin Satu Data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Batang, dengan tujuan memperkuat tata kelola data sektoral yang sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.
Wakil Bupati Batang, Suyono, secara resmi mencanangkan Desa Karanganom, Kecamatan Kandeman, sebagai Desa Cantik Tahun 2025. Dalam sambutannya, Suyono menyampaikan bahwa data memiliki peran penting sebagai tulang punggung pembangunan. “Tanpa data yang valid, kebijakan yang kita susun ibarat berjalan dalam kegelapan tanpa arah yang jelas. Desa Cantik bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi bagaimana desa mampu memanfaatkan data untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kepala BPS Kabupaten Batang, Heni Djumadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan prinsip Satu Data Indonesia di Kabupaten Batang. Ia juga menyampaikan bahwa capaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Batang pada Tahun 2024 telah mencapai skor 2,78, melampaui target minimum predikat BAIK (2,6) sebagaimana diatur dalam PermenPANRB Nomor 3 Tahun 2023.
Djumadi menambahkan, pembinaan statistik sektoral mencakup lima domain utama, yaitu prinsip Satu Data Indonesia, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, serta sistem statistik nasional. Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh OPD dan desa di Kabupaten Batang semakin memahami pentingnya menghasilkan data yang berkualitas, dapat dipertanggungjawabkan, dan mampu mendukung pembangunan yang tepat sasaran.
Desa Karanganom diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Batang untuk membangun budaya cinta statistik, sehingga seluruh desa dapat berperan aktif sebagai produsen sekaligus pengguna data dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan desa.